Arena Games Assassin’s Creed, Bertualang ke Masa The Templar

Arena Games Assassin’s Creed, Bertualang ke Masa The Templar

Bagi sebagian besar orang, games adalah sarana untuk melepas stress dan bersenang-senang. Adapula yang menjadikan games sebagai ladang mencari uang. Profesi gamer memang sudah meningkat di masyarakat. Salah satu tipe game yang tidak pernah mati adalah game console seperti keluaran PS dan Xbox. Beberapa perusahaan pembuat games bahkan sengaja merancang versi Windows karena banyaknya pengguna windows yang bermain game di PC. Assassin’s Creed termasuk game yang tidak pernah mati di pasaran. Game ini dibuat oleh tiga orang yaitu Patrice, Jade, dan Corey. Ubisoft Montreal adalah perusahaan dibalik pembuatan game Assassin’s Creed. Game ini bercerita tentang perjuangan perdamaian oleh Assassin melawan The Templar. Perbedaan perdamaian yang mereka perjuangkan terletak pada jenisnya. Assassin memperjuangkan perdamaian bebas sedangkan The Templar memperjuangkan perdamaian dibawah kekuasaan mereka. Assassin’s Creed menggabungkan sejarah, tokoh fiktif, serta sains. Pada sebagian besar mode pemain memainkan peran Assassin bernama Desmond. Desmond adalah keturunan Assassin yang memegang kunci cerita. Lewat mesin waktu, para ilmuwan mengorek memori leluhur Assassin yang ada dalam diri Desmond.

Seri game Assassin’s Creed sudah keluar sejak tahun 2007. Hingga 2018, ubisoft telah memproduksi 11 seri. Arena games Assassin’s Creed juga sangat luas. Pemain diberi misi, setiap misi memiliki latar yang berbeda-beda. Meskipun begitu, latar tempat yang paling dominan adalah di Timur Tengah terutama kota-kota yang kaya akan sejarah seperti Yerusalem, Damaskus, dan lainnya.

Latar Belakang Game Assassin’s Creed

Arena Games Assassin’s Creed, Bertualang ke Masa The Templar

Game Assassin’s Creed sebenarnya terispirasi dari game pendahulunya yaitu Prince of Persia. Dari berbagai gerakan parkour dan keuntungan finansial, Ubisoft berencana mengeluarkan serial konsol selanjutnya. Setelah melalui banyak penelitian dan survey, mereka berfokus pada karakter assassin. Alur cerita game Assassin’s Creed sebenarnya mengadaptasi dari novel berjudul Alamut. Awalnya, game ini bercerita tentang perjalanan seorang assassin yang harus melindungi pangeran. Sayangnya, ide ini gagal terwujud karena konflik tim yang berpusat pada sosok pangeran yang tidak dimainkan dan hanya menjadi figuran saja.

Karena adanya konflik tersebut, salah satu tim mengusulkan untuk menghilangkan sosok pangeran dan membuat konflik antara assassin dan ksatria The Templar. Ide tersebut ternyata mendapat sambutan baik dari tim. Berawal dari sana, game tersebut menjadi Assassin’s Creed yang dikenal sekarang.

Arena Games Assassin’s Creed dari Waktu ke Waktu

Arena Games

Seperti yang sudah disebutkan, game Assassin’s Creed pertama kali dirilis tahun 2007. Sejak tahun 2007 hingga 2018 terdapat 11 serial game. Dengan serial yang lumayan banyak, ternyata arena games Assassin’s Creed tidak jauh berbeda. Berikut ini penjelasan detailnya.

  • Perang Salib Ketiga

Peristiwa sejarah yang diambil oleh Ubisoft sebagai seri pertama adalah perang salib ketiga. Tahun 2007, game dirilis dengan judul Assassin’s Creed, berlatar belakang tahun 1191 Masehi. Selanjutnya tahun 2008 game dirilis dengan nama Assassin’s Creed: Altair’s Chronicles. Game ini mengambil latar tahu 1190 Masehi. Pada tahun 2009, Ubisoft merilis tiga versi sekaligus. Versi yang pertama diberi judul Assassin’s Creed: Bloodlines masih termasuk dalam seri perang salib ketiga.

  • Renaisans Italia

Pada seri ini permainan dibagi menjadi empat bagian. Yang pertama berjudul Assassin’s Creed II. Rilis pada tahun 2009. Game ini mengambil latar tempat antara tahun 1476 sampai 1499 masehi. Selanjutnya adalah Assassin’s Creed II, Discovery. Game ini mengambil latar waktu tahun 1491 dan dirilis masih di tahun yang sama yaitu 2009. Bagian ketiga berjudul Assassin’s Creed: Brotherhood. Rilis tahun 2010 dan mengambil latar waktu 1499 sampai 1507 masehi. Bagian yang terakhir adalah Assassin’s Creed: Revelations. Mengambil latar waktu tahun 1511 sampai 1512 masehi dan dirilis pada tahun 2011.

  • Era Kolonial

Sei ini terdiri dari enam bagian. Bagian yang pertama yaitu Assassin’s Creed III, rilis tahun 2012 dan mengambil latar waktu tahun 1754 sampai 1783 masehi. Masih di tahun 2012, ubisoft mengeluarkan seri Assassin’s Creed III: Liberation. Bagian ini mengambil latar waktu tahun 1765 sampai 17777 masehi. Selanjutnya adalah Assassin’s Creed IV: Black Flag. Rilis tahun 2013 dan mengambil latar tempat tahun 1715 sampai 1722 masehi. Masih di tahun 2013, Assassin’s Creed: Pirates dirilis, mengambil latar waktu tahun 1716 sampai 1718. Terakhir pada tahun 2014, ubisoft mengeluarkan dua bagian sekaligus yaitu Assassin’s Creed: Freedom Cry dan Assassin’s Creed: Rogue. Freedom Cry mengambil latar waktu tahun 1735 sampai 1737 masehi sedangkan Rogue mengambil latar waktu tahun 1752 sampai 1776 masehi.

Karena banyaknya versi yang dirilis menyebabkan arena games juga berbeda-beda. Meskipun begitu, sebagian arena berupa negara bagian timur tengah dengan latar waktu kisaran tahun 1700. Anda juga bisa mengunjungi situs Judi slot online untuk melihat domain game. Situs ini gratis dan bisa dikungjungi oleh siapapun.

Scroll to top